Senin, 22 Mei 2017

Wisata Kebun Gowa Sebagai Sarana Rekreasi Alternatif

Wisata Kebun Gowa merupakan salah satu kawasan wisata perkebunan di Sulawesi Selatan. Sesuai dengan namanya, Wisata Kebun Gowa didominasi oleh perkebunan dan area rindang dibawah pepohonan. Berbagai macam pepohonan yang terdapat di Wisata Kebun Gowa antara lain Jeruk, Mangga , Durian, Rambutan serta berbagai tanaman buah lainnya. Selain itu terdapat pula tanaman hias yang mempercantik kawasan ini. Wisata Kebun Gowa terletak di Jl. Poros Malino, Bontomanai, Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Kawasan ini cukup mudah diakses karena berada di jalan poros dari Gowa menuju Malino. Namun karena lokasi yang cukup jauh dari pusat kota, dibutuhkan waktu tempuh sekitar satu jam untuk menuju kawasan ini. Pada awalnya kebun wisata gowa merupakan tempat peristirahatan untuk pribadi bagi pemilik dan keluarganya, namun dengan pertimbangan keindahannya, lokasi ini kemudian dibenahi hingga dibuka untuk umum pada tahun 2008 dengan nama wisata kebun.
Gambar 1. Pintu Masuk dan Area Parkir Wisata Kebun Gowa
Foto oleh :A. Dwi Ayuningtyas Febryatma


Wisata Kebun Gowa buka dari setiap hari dengan tiket masuk Rp. 15.000 ( Senin-Jumat) dan  Rp.25.000 pada hari sabtu-minggu dan hari raya serta hari libur nasional. Wisata Kebun Gowa merupakan daya tarik wisata yang menawarkan berbagai macam aspek kepada pengunjung. Salah satunya ialah dengan pendekatan agrowisata, Wisata Kebun Gowa memiliki berbagai macam budi daya buah-buahan,bunga dan sayuran diantara lainnya terdapat buah naga, lengkeng, durian, jambu,jeruk,manga,rambutan dan lain-lain. Selain itu, terdapat kol, sawi, terong serta banyak tanaman hias anggrek.Perkebunan tersebut terletak di area belakang pada kawasan ini.Pengunjung dapat menikmati serta menikmati sensasi memetik buah sendiri.
Selain itu, dikawasan ini terdapat area pemancingan yang disediakan oleh pengunjung. Pengelola menyediakan alat pancing dan umpan bagi pengunjung yang hobi memancing.Selain fasilitas pemancingan, terdapat juga kolam renang yang disediakan. Kolam renang yang terletak di sebelah kanan dari kawasan ini merupakan salah satu wahana yang sangat ramai dinikmati pengunjung dari orang dewasa hingga anak- anak.

Gambar 2  Fasilitas kolam Renang dan kolam pemancingan Wisata Kebun Gowa
Foto oleh:A. Dwi Ayuningtyas Febryatma

Kawasan ini terdapat pula berbagai macam permainan yang menarik untuk anak-anak. Terdapat permainan seperti roller coaster, kora – kora , komedi putar, dan kereta. Pengunjung dapat menikmati permainan ini dengan biaya dari lima ribu rupiah hingga sepuluh ribu rupiah. Masih ada pula fasilitas tambahan seperti ATV, sepeda listrik, Scooter, motor charge, Toy Box, Time Zone ,roller coaster yang bisa digunakan pengunjung untuk mengelilingi kebun wisata tersebut. Dari segi fasilitas akomodasi, terdapat sejumlah gazebo  disediakan bagi pengunjung yang ingin bersantai dan menikmati suasana di Wisata Kebun Gowa. Selain itu,terdapat berbagai stand minuman dan makanan, serta Restoran bagi pengunjungdengan dengan daya tampung hingga 100 orang. Restoran tersebut menyediakan makanan seperti bakso, aneka nasi goreng, aneka mie dan masakan-masakan lain. Terdapat pula aula yang disewakan untuk aktivitas pengunjung. Aula yang disediakan terbagi menjadi tiga tipe yaitu aula tertutup,aula besar dan aula kecil dengan kisaran harga Rp. 250.000- Rp 1.000.000 . Di aula tersebut sering digunakan bagi rombongan pengunjung yang mengadakan acara atau kegiatan di kawasan ini.  Bagi pengunjung yang ingin menginap, terdapat fasilitas kamar yang berada di samping kolam renang dengan biaya sekitar Rp.500.000 per malam. Bagi wisatawan yang ingin beristirahat setengah hari atau shortime dapat diberikan diskon hingga 50% dari harga kamar.

                         Gambar 3  Beberapa Fasilitas Akomodasi  yang tersedia di Wisata Kebun Gowa
(Restoran, Aula, Penginapan dan Area Bermain)
Foto oleh:A. Dwi Ayuningtyas Febryatma

Wisata Kebun Gowa yang menawarkan beragam kegiatan dan fasilitas merupakan salah satu daya tarik wisata unggulan yang berada di Kabupaten Gowa.Penulis berkesempatan mengunjungi Wisata Kebun Gowa untuk melihat potensi pengembangan dan kendala pengelolaan yang terdapat di Kawasan ini. Melihat dari situasi dan kondisi eksisting dari kawasan tersebut, selain itu penulis juga berkesempatan mewawancarai salah satu pengelola yakni Bapak Sugiyanto selaku Manajer Pemasaran Wisata Kebun Gowa.
Beberapa potensi dan peluang pengembangan yang dimiliki oleh Wisata Kebun Gowa, yang pertama adalah lokasi yang strategis.Lokasi Wisata Kebun Gowa berada di Jalan Poros Malino yang merupakan rute utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Malino merupakan peluang bagi kawasan tersebut.Beliau menuturkan bahwa lokasi kawasan ini yang dilewati wisatawan dalam perjalanan menuju Malino, menyebabkan banyaknya pengunjung yang singgah bahkan menginap di kawasan tersebut.Ketika musim liburan, Kebun Wisata Gowa dapat menjadi sarana penginapan alternatif bagi wisatawan yang tidak dapat penginapan di Malino.Keterbatasan akomodasi di Malino menjadikan peluang tersendiri bagi Kawasan Wisata Kebun Gowa untuk meningkatkan pengunjung.
Peluang yang kedua adalah kemampuan untuk menambah kapasitas lahan.Pengelolaan di Wisata Kebun Gowa terus berupaya untuk menambah luas lahan.Beberapa lahan di sekitar daerah tersebut masih merupakan lahan kosong.Sebagian lahan masih dalam negosiasi dengan pemilik setempat, dan sebagian sudah menjadi status kepemilikan Wisata Kebun Gowa. Diharapkan kedepannya dengan adanya penambahan kapasitas lahan dapat menambah daya tampung serta minat wisatawan untuk berkunjung di Wisata Kebun Gowa
Selanjutnya adalah fleksibilitas pergantian wahana bermain.Wahana bermain yang berada di Wisata Kebun Gowa kebanyakan merupakan wahana yang mudah untuk dilepas dalam artian bukan wahana yang sifatnya permanen.Setiap tahunnya pengelola Wisata Kebun Gowa berusaha untuk terus memperbaharui wahana – wahana permainan yang berada di kawasan tersebut.Hal ini dilakukan agar tetap menambah daya minat pengunjung untuk kembali berkunjung ke kawasan tersebut.Diharapkan dengan pergantian wahana setiap tahunnya, kunjungan wisatawan di kawasan tersebut tidak mengalami stagnasi.Hal ini juga menjadikan peluang dikarenakan wahana permainan dapat diubah mengikuti minat wisatawan dan trend pada saat itu.
Selain itu peluang yang terdapat ialah variasi kegiatan dan minat. Seperti yang diketahui, Wisata Kebun Gowa memiliki berbagai macam daya tarik mulai dari kolam pemancingan, kolam renang, area perkebunan serta wahana bermain.Berbagai variasi kegiatan dan fasilitas dapat menjangkau wisatawan dari seluruh kalangan, umur serta minat.Hal ini dapat menjadi peluang jika variasi kegiatan tersebut dapat dikembangkan lebih dalam.Sebagai contoh, ekspansi area perkebunan dan tanaman hias dapat lebih menarik wisatawan yang memiliki minat dengan agrikultur.Selain itu, rencana pengelola untuk menambah wahana waterboom disamping kolam renang dapat menambah minat wisatawan yang ingin melakukan rekreasi khususnya remaja dan anak kecil.
Kendati banyaknya peluang pengembangan yang terdapat di Wisata Kebun Gowa, terdapat pula banyak kendala dalam hal pengelolaan di kawasan tersebut.Salah satunya adalah kapasitas lahan khususnya lahan parkir untuk saat ini.Area parkir yang terbilang kecil menjadi kendala dalam operasional Wisata Kebun Gowa.Ketika kunjungan wisatawan penuh, ruas parkir yang melebar dapat mengganggu aktivitas kendaraan di jalan poros.Hal tersebut menyebabkan pihak pengelola tidak melakukan event maupun promosi yang signifikan pada musim liburan karena adanya antisipasi penuhnya lahan parkir oleh pengunjung.Kondisi ini sangat kontras dengan prinsip pengelolaan yang ingin terus menambah kunjungan wisatawan di kawasan tersebut.
Selanjutnya yang menjadi kendala adalah mengenai pengelolaan pengunjung.Ketika banyak pengunjung yang berada pada Wisata Kebun Gowa, menyebabkan sampah yang berserakan dimana-mana.Hal ini dikarenakan kurangnya kebijakan pengelola dalam mengatur wisatawan yang datang di kawasan tersebut.Meskipun banyaknya tempat sampah yang disediakan serta petugas kebersihan yang ditugaskan, perlu adanya visitor managementdalam penanganan sampah.Pentingnya pihak pengelola dalam memberikan aturan kepada pengunjung baik berupa peringatan hingga sanksi.Hal ini sangatlah penting demi menjaga kenyamanan pengunjung lainnya.Selain dari sampah, ketika kawasan tersebut penuh oleh pengunjung terlihat bahwa rasio petugas yang ditugaskan masih kurang.Petugas wahana merangkap sebagai cleanerdi area tersebut tidak mampu menjaga kebersihan dengan baik.Rasio petugas dengan jumlah kunjungan masih menjadi salah satu kendala pengelolaan pada saat ini.
Kebun Wisata Gowa saat ini dikelola secara mandiri oleh pihak pengelola tanpa investor lain. Ketika melaksanakan pengembangan, dana yang digunakan merupakan hasil omset bersama tanpa campur tangan pihak luar maupun melalui peminjaman bank.Hal tersebut merupakan prinsip pengelola dalam mengembangkan Kebun Wisata Gowa.Hal ini sangatlah baik dalam pengelolaan.Dengan hal tersebut maka pengembangan tersebut dapat meminimalisir resiko – resiko yang mungkin terjadi.Tetapi di satu sisi hal tersebut menjadi kendala.Keterbatasan modal yang berasal dari omset menjadikan pengembangan Wisata Kebun Gowa dilakukan secara perlahan. Namun sekiranya hal tersebut bukanlah kendala yang besar jika pihak pengelola mampu mengelola dan mengalokasikan dana dengan baik
Dari hasil identifikasi peluang pengembangan serta kendala dalam pengelolaan di Wisata Kebun Gowa. Hal tersebut merupakan hasil observasi serta wawancara penulis dengan pihak pengelolaan. Adapun saran rekomendasi penulis untuk pengelolaan Kebun Wisata Gowa yang pertama ialah pengembangan lahan parkir. Pihak pengelola yang sedang berupaya menambah wahana perlunya juga untuk memperluas lahan parkir .Dengan demikian adanya leluasa dalam menambah kapasitas pengunjung di dalam kawasan tersebut.Selanjutnya ialah kebijakan terhadap Pengunjung. Perlu adanya penekanan serta sanksi yang berlaku dalam pengelolaan terhadap sampah. Kebijakan terhadap pengunjung juga dapat digunakan untuk menjaga fasilitas – fasilitas yang tersedia. Secara mendalam kebijakan yang dimaksud adalah bagaimana pihak pengelola mampu membuat kebijakan agar wisatawan tidak membuang sampah dan turut menjaga lingkungan Wisata Kebun Gowa. Hal tersebut sangat penting agar kelestarian lingkungan tetap terjaga dengan baik. Khususnya sampah, dapat dilakukan dengan pendekatan lain. Saran penulis ialah dengan melakukan program ‘’Pungut Sampah Gratis Wahana’’. Hal tersebut dapat digunakan untuk tetap menjaga kebersihan serta dapat menarik pengunjung.Tentunya program tersebut harus dilakukan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi tertentu. Sebagai contoh, program tersebut dapat digunakan pada saat ketika pengunjung sangat banyak khususnya musim liburan. Program Sampah yang dimaksudkan dengan cara wisatawan yang memungut sejumlah sampah plastik dapat diberikan kepada petugas. Sebagai reward, wisatawan dapat bermain wahana dengan gratis dengan waktu tertentu. Hal tersebut juga dapat membantu tolak ukur efektivitas kinerja pegawai terhadap sampah. Diharapkan dengan identifikasi peluang pengembangan dan kendala pengelola ini dapat menjadi salah satu tolak ukur pihak pengelola dalam mengembangkan Wisata Kebun Gowa. Adapun saran yang penulis usulkan semoga menjadi salah satu pertimbangan kedepannya dalam pengembangan kawasan tersebut.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar