Gambar 2
Fasilitas kolam Renang dan kolam pemancingan Wisata Kebun Gowa
Foto oleh:A.
Dwi Ayuningtyas Febryatma
Kawasan ini terdapat pula
berbagai macam permainan yang menarik untuk anak-anak. Terdapat permainan
seperti roller coaster, kora – kora , komedi putar, dan kereta. Pengunjung
dapat menikmati permainan ini dengan biaya dari lima ribu rupiah hingga sepuluh
ribu rupiah. Masih ada pula fasilitas tambahan seperti ATV, sepeda listrik,
Scooter, motor charge, Toy Box, Time Zone ,roller coaster yang bisa digunakan
pengunjung untuk mengelilingi kebun wisata tersebut. Dari segi fasilitas
akomodasi, terdapat sejumlah gazebo disediakan bagi pengunjung yang ingin
bersantai dan menikmati suasana di Wisata Kebun Gowa. Selain itu,terdapat
berbagai stand minuman dan makanan, serta Restoran bagi pengunjungdengan dengan
daya tampung hingga 100 orang. Restoran tersebut menyediakan makanan seperti
bakso, aneka nasi goreng, aneka mie dan masakan-masakan lain. Terdapat pula
aula yang disewakan untuk aktivitas pengunjung. Aula yang disediakan terbagi
menjadi tiga tipe yaitu aula tertutup,aula besar dan aula kecil dengan kisaran
harga Rp. 250.000- Rp 1.000.000 . Di aula tersebut sering digunakan bagi
rombongan pengunjung yang mengadakan acara atau kegiatan di kawasan ini.
Bagi pengunjung yang ingin menginap, terdapat fasilitas kamar yang berada
di samping kolam renang dengan biaya sekitar Rp.500.000 per malam. Bagi
wisatawan yang ingin beristirahat setengah hari atau shortime dapat diberikan
diskon hingga 50% dari harga kamar.

Gambar 3
Beberapa Fasilitas Akomodasi yang
tersedia di Wisata Kebun Gowa
(Restoran, Aula, Penginapan dan Area Bermain)
Foto oleh:A.
Dwi Ayuningtyas Febryatma
Wisata
Kebun Gowa yang menawarkan beragam kegiatan dan fasilitas merupakan salah satu
daya tarik wisata unggulan yang berada di Kabupaten Gowa.Penulis berkesempatan
mengunjungi Wisata Kebun Gowa untuk melihat potensi pengembangan dan kendala
pengelolaan yang terdapat di Kawasan ini. Melihat dari situasi dan kondisi
eksisting dari kawasan tersebut, selain itu penulis juga berkesempatan
mewawancarai salah satu pengelola yakni Bapak Sugiyanto selaku Manajer
Pemasaran Wisata Kebun Gowa.
Beberapa
potensi dan peluang pengembangan yang dimiliki oleh Wisata Kebun Gowa, yang
pertama adalah lokasi yang strategis.Lokasi Wisata Kebun Gowa berada di Jalan
Poros Malino yang merupakan rute utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke
Malino merupakan peluang bagi kawasan tersebut.Beliau menuturkan bahwa lokasi
kawasan ini yang dilewati wisatawan dalam perjalanan menuju Malino, menyebabkan
banyaknya pengunjung yang singgah bahkan menginap di kawasan tersebut.Ketika
musim liburan, Kebun Wisata Gowa dapat menjadi sarana penginapan alternatif
bagi wisatawan yang tidak dapat penginapan di Malino.Keterbatasan akomodasi di
Malino menjadikan peluang tersendiri bagi Kawasan Wisata Kebun Gowa untuk
meningkatkan pengunjung.
Peluang
yang kedua adalah kemampuan untuk menambah kapasitas lahan.Pengelolaan di
Wisata Kebun Gowa terus berupaya untuk menambah luas lahan.Beberapa lahan di
sekitar daerah tersebut masih merupakan lahan kosong.Sebagian lahan masih dalam
negosiasi dengan pemilik setempat, dan sebagian sudah menjadi status
kepemilikan Wisata Kebun Gowa. Diharapkan kedepannya dengan adanya penambahan
kapasitas lahan dapat menambah daya tampung serta minat wisatawan untuk
berkunjung di Wisata Kebun Gowa
Selanjutnya
adalah fleksibilitas pergantian wahana bermain.Wahana bermain yang berada di
Wisata Kebun Gowa kebanyakan merupakan wahana yang mudah untuk dilepas dalam
artian bukan wahana yang sifatnya permanen.Setiap tahunnya pengelola Wisata
Kebun Gowa berusaha untuk terus memperbaharui wahana – wahana permainan yang
berada di kawasan tersebut.Hal ini dilakukan agar tetap menambah daya minat
pengunjung untuk kembali berkunjung ke kawasan tersebut.Diharapkan dengan
pergantian wahana setiap tahunnya, kunjungan wisatawan di kawasan tersebut
tidak mengalami stagnasi.Hal ini juga menjadikan peluang dikarenakan wahana
permainan dapat diubah mengikuti minat wisatawan dan trend pada saat itu.
Selain itu
peluang yang terdapat ialah variasi kegiatan dan minat. Seperti yang diketahui,
Wisata Kebun Gowa memiliki berbagai macam daya tarik mulai dari kolam
pemancingan, kolam renang, area perkebunan serta wahana bermain.Berbagai
variasi kegiatan dan fasilitas dapat menjangkau wisatawan dari seluruh
kalangan, umur serta minat.Hal ini dapat menjadi peluang jika variasi kegiatan
tersebut dapat dikembangkan lebih dalam.Sebagai contoh, ekspansi area
perkebunan dan tanaman hias dapat lebih menarik wisatawan yang memiliki minat
dengan agrikultur.Selain itu, rencana pengelola untuk menambah wahana waterboom disamping kolam renang dapat
menambah minat wisatawan yang ingin melakukan rekreasi khususnya remaja dan
anak kecil.
Kendati
banyaknya peluang pengembangan yang terdapat di Wisata Kebun Gowa, terdapat
pula banyak kendala dalam hal pengelolaan di kawasan tersebut.Salah satunya
adalah kapasitas lahan khususnya lahan parkir untuk saat ini.Area parkir yang
terbilang kecil menjadi kendala dalam operasional Wisata Kebun Gowa.Ketika
kunjungan wisatawan penuh, ruas parkir yang melebar dapat mengganggu aktivitas
kendaraan di jalan poros.Hal tersebut menyebabkan pihak pengelola tidak
melakukan event maupun promosi yang
signifikan pada musim liburan karena adanya antisipasi penuhnya lahan parkir
oleh pengunjung.Kondisi ini sangat kontras dengan prinsip pengelolaan yang
ingin terus menambah kunjungan wisatawan di kawasan tersebut.
Selanjutnya
yang menjadi kendala adalah mengenai pengelolaan pengunjung.Ketika banyak
pengunjung yang berada pada Wisata Kebun Gowa, menyebabkan sampah yang
berserakan dimana-mana.Hal ini dikarenakan kurangnya kebijakan pengelola dalam
mengatur wisatawan yang datang di kawasan tersebut.Meskipun banyaknya tempat
sampah yang disediakan serta petugas kebersihan yang ditugaskan, perlu adanya visitor managementdalam penanganan sampah.Pentingnya
pihak pengelola dalam memberikan aturan kepada pengunjung baik berupa
peringatan hingga sanksi.Hal ini sangatlah penting demi menjaga kenyamanan
pengunjung lainnya.Selain dari sampah, ketika kawasan tersebut penuh oleh
pengunjung terlihat bahwa rasio petugas yang ditugaskan masih kurang.Petugas
wahana merangkap sebagai cleanerdi
area tersebut tidak mampu menjaga kebersihan dengan baik.Rasio petugas dengan
jumlah kunjungan masih menjadi salah satu kendala pengelolaan pada saat ini.
Kebun Wisata
Gowa saat ini dikelola secara mandiri oleh pihak pengelola tanpa investor lain.
Ketika melaksanakan pengembangan, dana yang digunakan merupakan hasil omset
bersama tanpa campur tangan pihak luar maupun melalui peminjaman bank.Hal
tersebut merupakan prinsip pengelola dalam mengembangkan Kebun Wisata Gowa.Hal
ini sangatlah baik dalam pengelolaan.Dengan hal tersebut maka pengembangan
tersebut dapat meminimalisir resiko – resiko yang mungkin terjadi.Tetapi di
satu sisi hal tersebut menjadi kendala.Keterbatasan modal yang berasal dari
omset menjadikan pengembangan Wisata Kebun Gowa dilakukan secara perlahan.
Namun sekiranya hal tersebut bukanlah kendala yang besar jika pihak pengelola
mampu mengelola dan mengalokasikan dana dengan baik
Dari hasil
identifikasi peluang pengembangan serta kendala dalam pengelolaan di Wisata
Kebun Gowa. Hal tersebut merupakan hasil observasi serta wawancara penulis
dengan pihak pengelolaan. Adapun saran rekomendasi penulis untuk pengelolaan
Kebun Wisata Gowa yang pertama ialah pengembangan lahan parkir. Pihak pengelola
yang sedang berupaya menambah wahana perlunya juga untuk memperluas lahan
parkir .Dengan demikian adanya leluasa dalam menambah kapasitas pengunjung di
dalam kawasan tersebut.Selanjutnya ialah kebijakan terhadap Pengunjung. Perlu
adanya penekanan serta sanksi yang berlaku dalam pengelolaan terhadap sampah.
Kebijakan terhadap pengunjung juga dapat digunakan untuk menjaga fasilitas –
fasilitas yang tersedia. Secara mendalam kebijakan yang dimaksud adalah
bagaimana pihak pengelola mampu membuat kebijakan agar wisatawan tidak membuang
sampah dan turut menjaga lingkungan Wisata Kebun Gowa. Hal tersebut sangat
penting agar kelestarian lingkungan tetap terjaga dengan baik. Khususnya
sampah, dapat dilakukan dengan pendekatan lain. Saran penulis ialah dengan
melakukan program ‘’Pungut Sampah Gratis Wahana’’. Hal tersebut dapat digunakan
untuk tetap menjaga kebersihan serta dapat menarik pengunjung.Tentunya program
tersebut harus dilakukan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi tertentu.
Sebagai contoh, program tersebut dapat digunakan pada saat ketika pengunjung
sangat banyak khususnya musim liburan. Program Sampah yang dimaksudkan dengan
cara wisatawan yang memungut sejumlah sampah plastik dapat diberikan kepada
petugas. Sebagai reward, wisatawan
dapat bermain wahana dengan gratis dengan waktu tertentu. Hal tersebut juga
dapat membantu tolak ukur efektivitas kinerja pegawai terhadap sampah.
Diharapkan dengan identifikasi peluang pengembangan dan kendala pengelola ini
dapat menjadi salah satu tolak ukur pihak pengelola dalam mengembangkan Wisata
Kebun Gowa. Adapun saran yang penulis usulkan semoga menjadi salah satu
pertimbangan kedepannya dalam pengembangan kawasan tersebut.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar